Jadi Alternatif Tempat Kerja, Inilah Maksud dari Coworking Space dan Sederet Manfaatnya
Sudah bukan menjadi rahasia umum jika harga sewa properti yang bakal dijadikan sebagai kantor atau tempat kerja sangatlah mahal. Hal ini mendorong perusahaan, terutama startup, untuk mampu memutar otak guna mendapatkan tempat kerja yang lebih hemat biaya, namun tetap bisa memberikan fasilitas yang dibutuhkan.
Terlebih pertumbuhan dan perkembangan entrepreneur di dalam negeri tengah pesat-pesatnya. Secara otomatis, demand atau permintaan atas properti untuk dijadikan sebagai kantor atau tempat kerja menjadi semakin tinggi. Bahkan, di kota-kota besar, harga sewa properti setiap bulan untuk kebutuhan kantor telah mencapai angka ratusan ribu per meter kubiknya.
Jika tak dicarikan alternatifnya yang lebih terjangkau, perkembangan perusahaan, terutama perusahaan baru atau startup, tentu akan terhambat. Alasan inilah yang mungkin menjadi latar belakang munculnya co-working space atau bisa juga disebut sebagai ruang kerja bersama dan menjadi tren di kalangan perusahaan muda.
Lalu, apa itu coworking space? Juga, apa saja keuntungan penggunaan tempat kerja bersama ini bagi perusahaan dan juga para karyawannya? Semua pertanyaan tersebut bisa kamu dapatkan jawabannya pada penjelasan berikut ini.
Apa Itu Coworking Space?
Coworking space adalah suatu tempat di mana sejumlah individu dengan latar belakang profesi, pekerjaan, maupun bisnis dapat bekerja di tempat yang sama. Istilah coworking space sendiri datang dari kata ‘co-working’ yang berarti kolaborasi atau kerjasama.
Dengan mengusung konsep transparency dan open space, co-working space mampu menjadi media bagi setiap individu di dalamnya untuk bisa lebih aktif dalam berinteraksi. Suatu co-working space juga umumnya memiliki suasana dan fasilitas yang mampu meningkatkan produktivitas serta semangat kerja.
Bagi kamu yang belum tahu, hampir semua unicorn startup umumnya pernah menjadi pengguna tempat kerja bersama ini. Alasannya tak lain karena perusahaan muda tersebut membutuhkan lokasi yang tepat dan pas guna memudahkan koordinasi antar tim yang umumnya masih memiliki anggota sedikit.
Meski begitu, co-working space ini tidak hanya dibutuhkan oleh para founder startup saja. Akan tetapi, bagi kamu yang merupakan seorang pebisnis digital atau freelancer, co-working space juga bisa menjadi opsi yang tepat sebagai tempat kerja di luar rumah. Namun juga tidak terasa seperti kantor karena mampu memberikan kesan fresh.
Asal Muasal Munculnya Coworking Space
Memahami tentang apa itu coworking space mungkin akan terasa kurang lengkap tanpa mengetahui asal muasal serta perkembangannya. Menurut sejarah, coworking space pertama kali ada di Austria, tepatnya di Wina dengan nama Schraubenfabrik yang didirikan di tahun 2002 oleh Michael Poll dan Stefan Leitner-Sidl.
Untuk di Indonesia sendiri, menurut berbagai sumber, coworking space pertama berada di Bandung pada tahun 2010an. Setelah itu, barulah konsep ruang sharing ini kian menjamur dan menyebar di sejumlah kota besar lainnya di Indonesia serta masih kerap dijadikan sebagai spot kerja favorit bagi berbagai macam perusahaan. Khususnya startup, ataupun individu.
Sesuai pengertian dan definisinya di atas, co-working space dikenal memiliki konsep transparan dan open space dan mampu menciptakan interaksi di antara para individu yang ada di dalamnya. Tidak hanya itu, tempat kerja bersama seperti ini juga mampu membuka peluang terciptanya suatu networking atau hubungan yang dapat berubah menjadi suatu bentuk partnership atau kerjasama ke depannya.
Bukan hanya koneksi antara sesama founder atau pendiri perusahaan saja, co-working space juga mampu memberikan kesempatan networking kepada pihak venture capital. Tentunya, terdapat banyak hal lain yang mungkin didapatkan oleh pendiri sebuah perusahaan startup atau pekerja individu saat melakukan aktivitas pekerjaan di co-working space ketimbang di gedung atau perkantoran biasa.